Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Stroke Mengarah Ke Usia Muda,Kok Bisa?

| 12/09/2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-12-14T16:44:56Z


NEWJURNALIS.COM - Stroke kini mengarah ke usia muda seiring de ngan perubahan pola hidup masyarakat. Namun, gejala penyakit ini kurang dikenali sehingga mayori- tas pasien terlambat dibawa ke rumah sakit. Kondisi ini menimbulkan kecacatan sehingga kualitas hidup penderita menurun.


"Jika beberapa tahun lalu stroke menyerang usia di atas 40 atau 50 tahun, sekarang stroke mengarah ke usia makin muda, bahkan ada yang berusia di bawah 30 tahun," kata dokter spesialis saraf, Yusak M.T. Siahaan, dalam peluncuran Unit Stroke Rumah Sakit Siloam, Tangerang, Banten, Kamis (14 Mei 2009). Hal ini dipicu beberapa faktor resiko stroke, yaitu kebiasaan merokok, hipertensi, kadar gula darah, dan kolesterol tinggi.


Stroke merupakan penyebab utama kecacatan dan kesakitan, serta penyebab kedua demensia atau kepikunan. Stroke juga menyebabkan depresi dan epilepsi pada orang tua. "Penderita umumnya meng- alami penyumbatan otak," ujarnya.


Karena itu, gejala stroke perlu di waspadai sejak dini, antara lain gangguan tingkah laku, gangguan bicara, kelumpuhan anggota gerak, kesulitan menelan, bicara pelo, wajah tidak simetris, dan gangguan keseimbangan. "Jika mengalami beberapa gejala ini, segeralah ke rumah sakit," kata Yusak.


Jika segera mendapat penanganan tepat, penderita akan pulih hampir sempurna. Namun, lebih dari 65 persen di antara pasien stroke mengalami keca- catan mulai derajat ringan sampai berat, bahkan ada yang meninggal. "Serangan stroke kedua akan lebih berat," kata dokter spesialis saraf dari Rumah Sakit Siloam, Rocksy Fransiska.


Terlambat dibawa Mayoritas pasien stroke terlambat dibawa ke rumah sakit sehingga penanganannya tertunda. Hal ini terjadi karena orang sekitar gagal mengenali gejala stroke. "Padahal, waktu adalah otak, dalam arti ketika seseorang terkena serangan stroke, penanganan tepat perlu diberikan dalam tiga jam pertama," ujarnya.



Semakin lama pasien ditunda penanganannya, proses pemulihan ke kondisi normal kian sulit karena derajat kecacatan meluas dan bertambah ke bagian tubuh lain.

×
Berita Terbaru Update